Posted on Juli 19, 2008 by serambimasjid

Maudu lompoa
Oleh Rahma Saiyed
Siang itu, cahaya mentari di sungai Cikoang, Desa Cikoang Laikang, Kabupaten Takalar, menyengat kulit.
Namun ribuan anak-anak, muda-mudi, dan orang dewasa, terus menyusuri muara yang letaknya sekira 75 menit perjalanan darat ke selatan Kota Makassar.
Mereka memasuki desa Cikoang untuk memeriahkan maulid Nabi Muhammad SAW yang secara rutin diperingati warga setempat dengan acara tradisi Maudu Lompoa sejak 396 tahun lalu.
Di sepanjang muara sungai itu sejumlah perahu baik yang berukuran besar maupun kecil tertambat rapi di pinggiran sungai.
Perahu-perahu tersebut dihiasi dengan kain sarung berwarna-warni didukung dengan hiasan berbagai bentuk kertas minyak aneka warna dilengkapi berbagai sesajian.
Tidak ketinggalan beberapa telur yang dicat berbagai macam menghiasi sesajian itu. Telur-telur itu ditusuk dengan bambu dan ditancapkan pada sebuah bakul berukuran sangat besar yang terbuat dari daun lontar.
Isi bakul itu antara lain songkolo, makanan tradisional masyarakat Sulsel yang terbuat dari beras ketan.
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Budaya | Ditandai: MAUDU LOMPOA AJANG PERTEMUAN JODOH | 4 Komentar »
Posted on Juli 18, 2008 by serambimasjid
BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM
Subhanallah, Walhamdulillah, Walaailaahaillallah, Wallaahuakbar
KALA SEMUA ORANG INGIN DIMENGERTI
Tema di atas merupakan kalimat kunci dari ide atau gagasan yang ingin kusampaikan dalam risalah ini. Risalah ini bukanlah bahan perkuliahan yang bermaksud untuk menggurui tapi sebentuk ungkapan kepedulian dan tanggung jawab saya selaku hamba Allah yang mengemban amanah yang sama dengan saudara-saudara seiman lainnya yaitu “Nesehat-menesehati dijalan kebenaran dan nasehat-menasehati dalam menetapi kesabaran” (QS.Al-Ashr:3).
Dari setiap orang yang kita kenal, hampir semua pernah berkata “Harusnya mereka mengerti keadaan saya” atau “Saya ingin pasangan saya mau menerima saya apa adanya” atau “Tolong pahami saya” atau “Dia kan tahu saya orangnya bagaimana, harusnya dia sudah bisa mengerti” dan berbagai pernyataan senada yang menggambarkan keinginan kita untuk di- (dimengerti, diterima, dipahami, diperhatikan, dan kata-kata pasif lainnnya).
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Opini | Ditandai: Kala semua orang ingin dimengerti, Opini | 7 Komentar »
Posted on April 4, 2008 by serambimasjid
Opini cinta Penghuni Milis Serambi Masjid
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak mendengar…
namun senantiasa bergetar….
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak buta..
namun senantiasa melihat dan merasa..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak menyiksa..
namun senantiasa menguji..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak memaksa..
namun senantiasa berusaha..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak cantik..
namun senantiasa menarik..
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Puisi | Ditandai: Jika ia sebuah Cinta..., Opini, Puisi | 8 Komentar »