Opini cinta Penghuni Milis Serambi Masjid
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak mendengar…
namun senantiasa bergetar….
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak buta..
namun senantiasa melihat dan merasa..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak menyiksa..
namun senantiasa menguji..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak memaksa..
namun senantiasa berusaha..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak cantik..
namun senantiasa menarik..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak datang dengan kata-kata..
namun senantiasa menghampiri dengan
hati..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak terucap dengan kata..
namun senantiasa hadir dengan sinar
mata..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak hanya berjanji..
namun senantiasa mencoba
memenangi..
jika ia sebuah cinta…..
ia mungkin tidak suci..
namun senantiasa tulus..
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak hadir karena permintaan..
namun hadir karena ketentuan…
jika ia sebuah cinta…..
ia tidak hadir dengan kekayaan dan
kebendaan…
namun hadir karena pengorbanan dan
kesetiaan…
by unknown (CP:zein)
…..
Jika ia sebuah Cinta,
boleh jadi awalnya dari mata lalu turun kehati…
Jika ia sebuah Cinta,
Sudilah kiranya dia datang dari jiwa yang murni lagi tulus,
Jika ia sebuah Cinta,
Biarlah dia lebur dalam keagungan wajahNya
Ketika Malam menudungi Siang,
dan jam dinding yang berdetak,
seirama jantung yang bergetar,
dalam pekatnya malam,
Hanya aku dan Dia
bersatu dalam Asmara.
pada kerinduan .
yang biasa kupendam.
dalam Mihrab Cinta,
dan kubawa bercerita.
diserambi Masjid kita..
(Erwin, Bengkulu)
…..
Jika ia sebuah cinta…….
Cintanya cinta karena Allah…….
bukan karena yang lain…….
*(^o^) lagi belajar ttg CINTA !
(Ahmad Irfan)
…..
Jika ia sebuah Cinta, pastilah ia meranakan jiwa-jiwa insani…..
Jika ia sebuah Cinta, pastilah ia membawa kebahagiaan dan keceriaan… .
Jika ia sebuah Cinta, pastilah ia membawa kedamaian dan ketentraman. …
Jika ia sebuah Cinta, perasaan merindu senantiasa mendera kalbu….
Jika ia sebuah Cinta…. dua hati saling bertautan dalam satu jiwa….
Jika ia sebuah Cinta, gelora jiwa bergema, rindu, terbuai dalam asmara….
Jika ia sebuah Cinta, ia menerpa, menerjang aral melintang, menghempaskan gelombang….
Jika ia sebuah Cinta, mampir dan bersaranglah dihatiku agar kusenantiasa dapat merasakan kecupan-Mu.. . jangan tinggalkan aku ya Allah…. Izinkan ku mengemis Cinta-Mu di serambi rumahMu, di Serambi Mesjid. (01.39 Wib, Kamis)
(Rahma)
…..
…….
Jika ia Sebuah CInta
biarkan ia mencari dan membagi cinta kepada Rabbnya
Jika ia sebuah cinta……
kemana pun ia pergi
kemanapun raga dan jiwa berlari…..
ia akan selalu menanti…..
karena ini sebuah cinta…..
maka ketika langkah…
ketika asa dan tekad berbuai untuk menggapainya. ..
maka ia kan selalu teringat akan Rabbnya
cintanya karena Allah !
(Ahmad Irfan)
Karena Cinta, Aku Memilih MU
Ya ALLAH… jika cinta ini adalah anugerah MU
Maka janganlah engkau sedihkan hatiku karenanya
Ya ALLAH… jika harap ini adalah janji MU
Maka janganlah engkau bimbangkan hatiku
Ya ALLAH… jika cinta ini melukai MU
Maka janganlah engkau biarkan ia tumbuh
Ya ALLAH… jika harap ini bukan ridho MU
Maka jangan biarkan aku tenggelam dengannya
Jika cinta tanpa ridho MU
Maka aku memilih tidak mencintai
Jika harap tanpa janji MU
Maka aku memilih tak berharap
(cb : Wahyuni Amin)
Filed under: Puisi Ditandai: | Jika ia sebuah Cinta..., Opini, Puisi
Asslamu Alaikum
Jika itu suatu Cinta, maka takkan perna dipahami
Jika itu suatu cinta, maka takkan dapat dibahasakan
Hanya bayangnya yang dapat mewakili bayangnya
karena Cinta Itu juga takkan perna mewakili Zatnya.
Apakah itu Cinta?
Apakah itu Kebenaran?
Apakah itu aku?
Wassalam
Ass…wr…wb…
Hati hati akhi and ukhti!
Mencinta, dicinta adalah fitrah manusia
letakkan dan arahkan dengan al-ilmu
Mengapa memilih cinta yang hanya seusia dunia?
Pilih saja cinta yang tak kan putus hubungannya
walau matahari terbit dari arah barat
Wass…
Dari Abu Raihanah
yang tengah berjuang mengarahkan Cinta Itu
Assalamu Alaikum..Wr..Wb… mhn ijinkan saya belajar ttg CINTA dr sahabat2 semua…… ” smoga aku dituntun un. hanya merasakan cinta”
Ya Abi, Cinta kepada Allah adalah Cinta yang Hakiki, cinta-NYa tak berbanding dengan cinta selain-Nya, semoga kita selalu dilimpahkan kasih sayangnya.. amin.
to Daeng Iqbal, mari kita sama2 belajar. karena pasti tujuan kita semua adalah sama.
Wassalam
aku ingin
aku ingin mencintaimu dengan sederhana :
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya debu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana :
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
sajak kecil tentang cinta
mencintai angin harus menjadi siut
mencintai air harus menjadi ricik
mencintai gunung harus menjadi terjal
mencintai api harus menjadi jilat
mencintai cakrawala harus menebas jarak
mencintaiMu(mu) harus menjadi aku
By SAPARDI DJOKO DAMONO
cinta…
di mn ya sebenerny????
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT…
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..
Ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan…
Tapi ingatlah…melepaskan BUKAN akhir dari dunia..
melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
Mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari…
dan mereka yang telah mencoba..
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka…
CINTA yang AGUNG
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut berbahagia untukmu’
Apabila cinta tidak berhasil…BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..
tapi..ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati
bersamanya…
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh
TEMAN SEJATI…
mengerti ketika kamu berkata ‘Aku lupa..’
Menunggu selamanya
ketika kamu berkata ‘Tunggu sebentar’
Tetap tinggal
ketika kamu berkata ‘Tinggalkan aku sendiri’
Membuka pintu
meski kamu BELUM mengetuk dan berkata
‘Bolehkah saya masuk?’
MENCINTAI…
BUKANlah bagaimana kamu melupakan..
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan..
melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..
melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati…
dibandingkan menangis tersedu2…
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyi
menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..
Akan tiba saatnya
di mana kamu harus berhenti mencintai seseorang BUKAN
karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN
karena kita menyadari
bahwa orang itu akan lebih berbahagia,
apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar2 mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu
benar2 mencintai
MELAINKAN…BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI
Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA
berjalan bersama orang ‘yang tersedia’
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA
orang yang berada di sekelilingmu
Lebih baik menunggu orang yang tepat
karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang
hanya dengan ’seseorang’
Ketika usiaku bertambah, tapi aku bukan tawa yang renyah ketika kesakitan-kesakitan lain menjarahku, aku hampir lupa bermain dengan hidup ku, karena terlalu lama hidup menyita waktukku untuk mempermainkan ku, bahkan aku lupa untuk sedih, kerena tanpa kuingat pun, sedih akan tetap ada, sampai aku menemukan hari, hari yang tidak akan pernah aku tahu kapan akan tiba.hari yang akan selalu aku tunggu, aku harap dan aku impikan, ataukah setelah aku menyandang gelar sarjana mudaku, atau ketika aku telah menjadi menanatu untuk mertuaku, atau ketika aku telah menjadi direktur eksekutif instansi swasta terkenal, sekolah diluar negeri, meraih predikat master dan doctoral, atau ketika anakku lahir, besar, aku didik, lalu anakku menjadi seperti apa yang aku harapkan, sampai dia menjadi lebih besar, lebih tenar, lebih merasakan kesuksesan dari kesuksesan ku, aku takkan pernah tau itu, kata orang hidup adalah proses, tapi aku masih ragu, mengapa proses yang aku jalani berbeda dengan proses orang lain, mengapa proses hidupku harus lebih sulit, sementara orang lain melewati proses ini lebih mudah, lebih tenang, dan lebih untuk semua fasilitas, lebih untuk keberadaan financial, lebih untuk kenyamanan hidup. Semakin aku memikirkan itu, semakin tersendat proses yang aku lewati, toh waktu ternyata terus berputar, waktu terlalu egois, waktu terlalu enggan untuk menunggu kesiapan ku, sampai akau benar-benar siap, siap untuk menapaki hidup yang setapak demi setapak akan kujalani,terus melangkah tapi terus tersendat.
Awalnya perlu kusampaikan, sekalipun aku hanya diam, tapi biarkan ada yang tahu dengan diamnya aku, karena terlalu rapuh ketika aku menceritakan ini, terlalu.. luka yang kurasakan begitu perih. Sampai perihnya aku nikmati dalam diam ku sendiri.. aku mulai berjalan sekalipun kupaksakan untuk berjalan, terus aku melangkah. Dan tiba-tiba.. tanpa sadar, tanpa aku pernah siap, tanpa pernah aku berusaha memikirkannya, sekalipun itu akan hadir bagi setiap manusia yang berkesempatan hidup dimuka bumi ini.
Sebelumnya pernahkah ada malam dibalik malam, adakah suara hati dibalik desakan pilu dalam kelaparan, kebingungan dan katiadaan toleransi, adakah kesakitan dan kesakitan dan kesakitan yang memilukan yang pernah mampir dalam rentang waktu yang menemaniku, sebelumnya mungkin tidak ada, tapi sekarang aku percaya.. ketika aku merasakan kesakitan, kebingungan, ketiadaan, aku percaya. Sekali lagi.., ketika usia menempah ku dalam kurun yang hitam, era yang legam, dan dalam lumuran kesakitan-kesakitan yang datang silih berganti, ternyata aku sedang berada dalam tahapan hidup yang paling menentukan.. yakni tahapan untuk selalu menghargai kehidupan itu sendiri.